Senin, 30 Mei 2011

Remaja Gaul yang Terjebak Pergaulan Bebas

Remaja Gaul yang Terjebak Pergaulan Bebas

Film ini mengambil judul dan kisah yang lebih kurang sama dengan film yang dulu populer dan banyak ditonton pada 1977. Memotret nasib gadis gaul, penganut free sex dan memakai narkoba di era modern, juga mengumbar sensualitas pemain remaja, dibalut gambar bercahaya gelap atau minimalis ala Nayato.
Kanya, Zizi, dan Dinda merupakan tiga sahabat yang termasuk tipe remaja gaul masa kini. Ketiganya huk.in mahasiswa biasa karena menjalani kehidupan berbeda dengan gadis-gadis lainnya. Kanya berasal dari keluarga broken home, seorang pemakai narkoba yang tinggal sendiri dan berprofesi sebagai cewek panggilan. Sementara Zizi menjadi simpanan pria Iut ism yang selalu ada untuk melayani nafsu seksnya.
Dinda, yang lugu, polos, dan miskin, lambat laun pun ikut terjebak di dalamnya. Meski bersikukuh tidak maumenjalani pergaulan bebas, suatu saat, kala membutuhkan banyak uang untuk pengobatan bapaknya, Dinda pun akhirnya tak kuasa menjajakan keperawanannya.
Di luar kisah tiga sahabat ini, ada Gladys, teman lama Dinda yang baik hati dan menjalani kehidupan dengan prinsip menolak pergaulan bebas. Dia bahkan begitu membenci Kanya dan sudah menasihati Dinda untuk menjauh darinya.
Masalah makin bertambah begitu Yoga, kekasih Gladys, turut didekati Kanya, dan konflik antarketiganya memuncak dengan ancaman serta teror yang dilakukan Kanya.
Di rumah, kisah hidup Gladys tak kalah dramatis. Ayahnya yang koruptor sering bertengkar hebat dengan sang ibu yang membuat mumet kepala. Sementara, lambat laun, dia menyadari Dinda sahabat satu-satunya juga mulai terjerumus ke dunia yang diabenci. Bahkan, suatu kali menjadi cewek panggilan yang memenuhi nafsu ayahnya. Semua tokoh saling bersilang.
Menjadi wanita panggilan atau simpanan membuat Kanya, Zizi, dan Dinda sering berhadapan dengan pria di atas ranjang. Adegan hubungan seks tak pelak dilakoni ketiganya. Hingga suatu saat, ketiganya menyadari ada yang salah, dan mereka ingin mengakhiri semua, termasuk mengakhiri hidup salah seorang teman yang menjadi germo.umbar Sensualitas
Film besutan Nayato kali ini tak jauh beda dengan karya sebelumnya, seperti Virgin 2atau 78+. Dia kembali memotret kisah remaja masa kini yang dibalut dengan hidup yang hedonis, gaul./ree sex, dan dekat dengan narkoba.
Namun, dibanding keduanya, Akibat Pergaulan Bebas terkesan lebih berani dan terbuka. Termasuk menantang para pemain tampil total dengan pakaian agak terbuka dan penggunaan kata-kata kasar. Dari sisi komersil, film ini jelas menjual karena memuat adegan sensual yang dibalut dengan kisah dramatis yang menghibur dan membuat penasaran. Paket yang sama pernah diusung oleh film berjudul sama di era 1970-an yang dibintangi bintang pop masa itu,yakni Yarie Octavia, Jenny Rachman, dan Roy Marten. Tetapi kali ini dimainkan oleh lih Au liani, Leylarey Lesesne, Smitha Anjani, Sabai Morscheck, dan Samuel Zylgwyn.
Dari sekian pemeran, Uli, yang pernah bemain di Virgin, bisa dibilang paling mencuri perhatian. Perannya sebagai Kanya membuat dia selalu hadir di setiap scene, yang menantang, sensual, dan berani. Ekspresi wajah dan tubuh Uli cukup pas sebagai Kanya karena bisa memengaruhi emosi saat menonton. Sementara, pemeran lainnya cukup terasa mengganggu dan kurang natural.
Terlepas dari film-filmnya yang hampir semua bersifatkomersil, Nayato menunjukkan bahwa dirinya mahir bermain gambar. Hampir sebagian besar adegan menggunakan cahaya serta shoot beragam dengan sudut pengambilan yang menarik. Namun, justru karena niat itu juga, di beberapa gambar,ada kesan dipaksakan hanya karena ingin memperoleh angle menarik. Seperti scene di tangga yang gelap atau lorong bar. Secara keseluruhan, film ini jelas menghibur, khususnya bagi mereka yang dewasa, karena memberikan gambar dan kisah menyentil


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Obat Aborsi ,
Jual Obat Aborsi https://jual-penggugurkandungan.com Cara Menggugurkan Kandungan ,

Posting Komentar