Senin, 30 Mei 2011

Pesona Museum Patung Bawah Laut

Pematung Inggris Jason de Caires Taylor menciptakan suatu keajaiban bawah laut di Taman Laut Cancun, Meksiko. Dalam proyek yang dinamakan “The Silent Evolution”, Taylor menciptakan taman patung bawah laut, yang juga menjadi terumbu karang buatan. Taylor seperti menyulap laut menjadi galeri seni dengan menempatkan 400 figur patung, yang mengambil model dari penduduk setempat.
Patung-patung yang terletak di kedalaman 9 meter ini adalah langkah awal dari pembuatan sebuah museum bawah laut bernama MUSA, atau Museo de Arte Subacuático.
Figur patung-patung ini mengambil model dari penduduk setempat.
Dalam proyek yang dinamakan "The Silent Evolution", Pematung Inggris Jason de Caires Taylor menciptakan taman patung bawah laut, yang juga menjadi terumbu karang buatan.
Patung-patung ini dibuat dari semen khusus yang membuatnya bisa berfungsi sebagai terumbu karang buatan yang menarik untuk hewan laut.
Beberapa spesies ikan menjadikan kumpulan patung-patung ini sebagai tempat tinggalnya.
Seorang penyelam menikmati pesona patung-patung bawah laut di perairan Cancun, Meksiko.
Figur patung-patung ini mengambil model dari penduduk setempat.
Beberapa spesies ikan menjadikan kumpulan patung-patung ini sebagai tempat tinggalnya.
Patung yang bernama 'Sarah' ini adalah satu-satunya patung dalam proyek 'The Silent Evolution' yang dilengkapi dengan paru-paru buatan.


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Udara Jakarta ???

Udara Jakarta Terburuk Ketiga di Dunia

Oleh rosasisca
Kualitas udara di Jakarta menduduki peringkat ketiga terburuk sedunia setelah Meksiko City dan Bangkok berdasarkan penilaian Organisasi Kesehatan Dunia tahun 2006.
“Udara Jakarta dipenuhi racun yang berasal dari asap kendaraan bermotor, industri, dan lainnya. Kota ini tidak memiliki cukup ruang terbuka hijau yang mampu membantu menetralisir racun tersebut,” kata Kepala Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta, Budirama Natakusumah, Rabu (27/12).
Dari seluruh cakupan luas wilayah DKI Jakarta, hanya sembilan persen di antaranya menjadi ruang terbuka hijau. Padahal, kebutuhan riil untuk mengimbangi buruknya pencemaran udara sedikitnya ada ruang terbuka hijau seluas 30 persen dari total luas wilayah DKI Jakarta.
Selain ruang terbuka hijau, Jakarta juga belum memiliki sistem pemantauan kualitas udara yang mampu menghasilkan data akurat sebagai dasar upaya pengendalian pencemaran udara.
Budirama mengatakan, saat ini Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sedang memperbaiki sistem pemantauan kualitas udara mulai Januari 2007. Namun, upaya ini terbentur alasan klise, yaitu kekurangan dana, sumber daya manusia, dan peralatan.
“Jakarta memerlukan 25 stasiun pemantau kualitas udara untuk menghasilkan transparansi informasi yang jelas, benar, dan akurat. Tahun 2007, kami berusaha mewujudkannya,” kata Budirama.
sumber : Kompas


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

PESONA BAWAH LAUT TULAMBEN

Untuk menikmati alam bawah laut pilihan yang menarik adalah dengan menyelam.Tapi untuk menyelam dibutuhkan ketrampilan khusus dan tidak semua orang bisa melakukannya...
Keinginan untuk menyelam, acap kali melintas di benak  saya . Hari ini , senin 25 januari 2009 adalah hari keberuntungan saya  untuk menejelajah alam bawah laut tulamben . Bersama  Pak Made Sukarta dari Nusa Dua Diving, saya akan mengajak penggemar  treveling  untuk bersantai sejenak menghilangkan kepenetan dari rutinitas keseharian yang padat.
tulamben
Pantai Tulamben terletak di  Kabupaten Karangasem. Untuk menuju ke daerah ini dari Denpasar dapat melalui Jalan  lintas Kabupaten yakni Jalan By  Pass  Ida Bagus Mantra (Denpasar) -  Klungkung- Karangasem.
Dari kota karangasem, penggemar terveling dapat  melanjutkan perjalanan  dari pertigaan Abang menuju  kearah utara,  selang 30 menit perjalanan dari pertigaan Abang, kita akan sampai di Pantai Tulamben.
Sebagai pemula,  sangat penting mengetahui seluruh rangkaian peralatan yang akan digunakannya. Semua ini demi menjamin keamanan dan kenyamanan saat berada di bawah air. 
Tentang alat dan keperluan yang harus disiapkan  pansuit atau baju khusus untuk menyelam, regulator untuk bernapas didalam air atau pembantu pengatur keseimbangan serta keselamatana dalam air, masker wajah, snorkel sepatu coral serta fin untuk membantu pergerakan di air,  Tangki oksigen, peralatan paling vital dalam penyelaman juga terlihat berjajar rapi didepan tempat penyimpanan peralatan, Scuba atau Self Contained Underwater Breathing Apparatus adalah serangkaian peralatan perlu dibawa dan akan digunakan seorang penyelam untuk bernapas saat dia berada didalam air.
tulamben
DanBagi pemula jangan khawatir, Team dari Nusa Dua Diving akan membimbing  kita dari pelatihan singkat  tentang cara menggunakan regulator hingga kita dapat menikmati pesona bawah laut.
tulamben
Setelah memastikan peralatan menyelam terpasang dengan benar, satu persatu para penyelam masuk ke air ….
tulamben
Petualangan sebenarnya pun dimulai….Bagi pemula pantai tulamben adalah pilihan tepat,  arus dibawah juga tidak terlalu besa.  Tahap pertama,  mempelajari  pernafasan di laut. Gagal beberapa kali  dalam memepelajari teknik nafas tidak membuat saya jera. Meski sedikit sulit, namun keinginan untuk melihat alam bawah laut tulamben menjadi motivasi tersendiri bagi saya .  Pak made masih tekun memberikan arahan pada saya untuk tetap  tetap konsentrasi pada nafas… perlahan.  Pak made memberikan aba aba,  untuk melihat laut.
Dan tanpa terasa setahap kemudian .. saya melihat bebatuan. Sejurus kemudian,  keindahan alam laut tulamben memberikan saya nuansa yang berbeda.Ucapan syukur  atas karunia sang pencipta, tak putus saya ucapkan. Sang pencipta memberikan kesempatan saya untuk melihat pesona bawah laut tulamben.  Bagi pemula, tulamben memberikan kemudahan untuk menikmati pesona bawah laut. Tidak tanggung tanggung pak made pun menuntun saya tahap demi tahap.  Tak terasa setahap kemudian,  saya pun menyusuri keindahan laut .
Bagi para penyelam, menikmati indahnya pemandangan dalam laut adalah inti dari melakukan penyelaman. Disinilah mereka benar-benar merasakan, betapa ketenangan yang dipadukan dengan ketrampilan dan pengetahuan yang dimemadai akan menjamin ketenangan didalam air.Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman hayati terbesar dan terbaik di dunia. Luas pulau karang di Indonesia diperkirakan mencapai angka 60 ribu kilometer persegi.  Membentang dari Sabang Sampai Merauke.Menikmati indahnya pemandangan dalam laut adalah inti saat melakukan penyelaman. Keanekaragaman hayati ekosistem bawah laut Indonesia adalah salah satu keindahan yang jarang dinikmati secara langsung oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.   Padahal sebagai sebuah negara dengan puluhan ribu pulau Indonesia menyimpan pesona bawah laut yang sangat menawan.  Ada satu hal yang menghalangi sebagian besar masyarakat Indonesia untuk menikmati secara langsung keindahan panorama bawah laut.
tulamben
Diving atau Menyelam kedalam laut adalah   aktivitas yang menyenangkan sekaligus menantang. selain merupakan salah satu jenis olahraga, menyelam  juga berfungsi sebagai sarana rekreasi melepas penat dari kesibukan sehari-hari sambil berinteraksi dengan bintang laut serta gugusan karang yang indah. Namun demikian, diving yang selalu menekankan kesenangan menyelam bawah laut jangan sampai membuat dampak buruk terhadap keindahan yang tak ternilai ini. sekali keindahan itu rusak, maka membutuhkan waktu yang sangat lama untuk pulih kembali. Akhirnya setelah satu jam menikmati keindahan laut tulemben, saya pun harus kembali kedarat…pesona bawah laut tulemben menjadi pengalaman tak ternilai…………

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Kabupaten Kepulauan Selayar

Beberapa minggu yang lalu, komunitas Selayar Dotcom ramai membicarakan tentang perubahan nama kabupaten Selayar. Yang sebelumnya bernama Kabupaten Selayar, menjadi Kabupaten Kepulauan Selayar. Bagaimana prosesnya, tidak ada seorang pun peserta bincang santai yang tahu pasti. Namun dibalik apa latar belakang-nya, semua sepakat berharap semoga perubahan itu tidak hanya bersifat seremonial, yang tidak ada efek sama sekali terhadap perubahan nasib warga Selayar. "Semoga Selayar tambah maju", demikian seorang rekan berkomentar. 
 Berikut berita lengkap yang dimuat oleh Berita Kota Makassar, seperti disampaikan oleh Ridwan, salah seorang anggota Selayar Dotcom pada tanggal 10 Oktober 2008 yang lalu.

Selayar Berubah Jadi Kabupaten Kepulauan

SELAYAR, BKM - Terhitung mulai 21 Agustus 2008, Kabupaten Selayar berubah nama menjadi Kabupaten Kepulauan Selayar. Perubahan nama ini didasarkan pada terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) RI No.59 tahun
2008 tentang perubahan nama Kabupaten Selayar menjadi Kabupaten Kepulauan Selayar.

Untuk memasyarakatkan perubahan ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Selayar kini gencar melakukan sosialisasi di tengah-tengah masyarakat. Termasuk dengan mengundang kalangan wartawan media cetak dan elektronik yang bertugas di Selayar, akhir pekan lalu. Acarasosialisasi ini dipimpin langsung Asisten Tata Praja Setda Selayar
sekaligus mewakili Bupati Selayar, H Saiful Arif SH. ''Kami perlu untuk mensosialisasikan perubahan nama dengan harapan dapat membangkitkan semangat baru dalam mempercepat pembangunan di daerah ini, demi terwujudnya masyarakat Selayar yang sejahtera,'' kata Saiful seraya menambahkan, PP No.59 ini telah ditandatangani Presiden RI DR H Susilo Bambang Yudhoyono pada 21 Agustus 2008. PP ini, tambah Saiful kemudian diundangkan juga pada 21 Agustus 2008 oleh Menteri Hukum dan HAM RI, Andi Mattalatta. PP ini terdiri atas tiga pasal.

Pertama, mengatakan nama Kabupaten Selayar sebagai daerah otonomi dalam wilayah Provinsi Sulsel, diubah menjadi Kabupaten Kepulauan Selayar.
Pasal kedua mengatakan, tenggang waktu penyesuaian administrasi perubahan nama sebagaimana dimaksud dalam pasal pertama, paling lama satu tahun terhitung sejak PP ini diundangkan. Dengan demikian, paling lambat 21 Agustus 2009, secara serentak seluruh konsekwensi dari PP ini sudah menyesuaikan baik itu penyebutan maupun
nemengkelatur nama kabupaten, kop surat, stempel, dan penyebutan-penyebutan itu, paling lambat 21 Agustus 2009, sudah harus seperti bunyi PP.


Adapun waktu yang diberikan selama penyesuaian itu, kata Saiful, masih digunakan sama-sama. Yakni menyebut Kabupaten Selayar atau Kabupaten Kepulauan Selayar. Karena proses penyesuaian itu membutuhkan waktu. Untuk itu, Pemkab Selayar bersama DPRD Selayar menyelenggarakan sosialisasi perubahan nama Kabupaten Selayar
menjadi Kabupaten Kepulauan Selayar.


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Taman Nasional Wakatobi

Taman Nasional Wakatobi

 
Taman Nasional Wakatobi memiliki potensi sumberdaya alam laut yang bernilai tinggi baik jenis dan keunikannya, dengan panorama bawah laut yang menakjubkan. Secara umum perairan lautnya mempunyai konfigurasi dari mulai datar sampai melandai kearah laut, dan beberapa daerah perairan terdapat yang bertubir curam. Kedalaman airnya bervariasi, bagian terdalam mencapai 1.044 meter dengan dasar perairan sebagian besar berpasir dan berkarang.
Taman nasional ini memiliki 25 buah gugusan terumbu karang dengan keliling pantai dari pulau-pulau karang sepanjang 600 km. Lebih dari 112 jenis karang dari 13 famili diantaranya Acropora formosa, A. hyacinthus, Psammocora profundasafla, Pavona cactus, Leptoseris yabei, Fungia molucensis, Lobophyllia robusta, Merulina ampliata, Platygyra versifora, Euphyllia glabrescens, Tubastraea frondes, Stylophora pistillata, Sarcophyton throchelliophorum, dan Sinularia spp.

Kekayaan jenis ikan yang dimiliki taman nasional ini sebanyak 93 jenis ikan konsumsi perdagangan dan ikan hias diantaranya argus bintik (Cephalopholus argus), takhasang (Naso unicornis), pogo-pogo (Balistoides viridescens), napoleon (Cheilinus undulatus), ikan merah (Lutjanus biguttatus), baronang (Siganus guttatus), Amphiprion melanopus, Chaetodon specullum, Chelmon rostratus, Heniochus acuminatus, Lutjanus monostigma, Caesio caerularea, dan lain-lain.

Selain terdapat beberapa jenis burung laut seperti angsa-batu coklat (Sula leucogaster plotus), cerek melayu (Charadrius peronii), raja udang erasia (Alcedo atthis); juga terdapat tiga jenis penyu yang sering mendarat di pulau-pulau yang ada di taman nasional yaitu penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu tempayan (Caretta caretta), dan penyu lekang (Lepidochelys olivacea).
Masyarakat asli yang tinggal di sekitar taman nasional yaitu suku laut atau yang disebut suku Bajau. Menurut catatan Cina kuno dan para penjelajah Eropa, menyebutkan bahwa manusia berperahu adalah manusia yang mampu menjelajahi Kepulauan Merqui, Johor, Singapura, Sulawesi, dan Kepulauan Sulu. Dari keseluruhan manusia berperahu di Asia Tenggara yang masih mempunyai kebudayaan berperahu tradisional adalah suku Bajau. Melihat kehidupan mereka sehari-hari merupakan hal yang menarik dan unik, terutama penyelaman ke dasar laut tanpa peralatan untuk menombak ikan.
Pulau Hoga (Resort Kaledupa), Pulau Binongko (Resort Binongko) dan Resort Tamia merupakan lokasi yang menarik dikunjungi terutama untuk kegiatan menyelam, snorkeling, wisata bahari, berenang, berkemah, dan wisata budaya.
 

Musim kunjungan terbaik
: bulan April s/d Juni dan Oktober s/d Desember setiap tahunnya.
Cara pencapaian lokasi: Kendari ke Bau-bau dengan kapal cepat regular setiap hari dua kali dengan lama perjalanan lima jam atau setiap hari dengan kapal kayu selama 12 jam. Dari Bau-bau ke Lasalimu naik kendaraan roda empat selama dua jam, lalu naik kapal cepat Lasalimu-Wanci selama satu jam atau kapal kayu Lasalimu-Wanci selama 2,5 jam. Wanci merupakan pintu gerbang pertama memasuki kawasan Taman Nasional Wakatobi.
   
Kantor : Jl. Dayanu Ikhsanudin, Bau-bau
Buton, Sulawesi Tenggara
Telp. (0402) 25652
E-mail: tnkw-buton@msn.com
 


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Kabupaten Bintan

Kabupaten Bintan adalah salah satu kabupaten di Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.
Kabupaten Bintan sebelumnya bernama Kabupaten Kepulauan Riau. Perubahan nama ini dimaksudkan agar tidak timbul kerancuan antara Provinsi Kepulauan Riau dan Kabupaten Kepulauan Riau dalam hal administrasi dan korespondensi sehingga nama Kabupaten Kepulauan Riau (Kepri) diganti menjadi Kabupaten Bintan. Perubahan nama Kabupaten Kepulauan Riau menjadi Kabupaten Bintan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2006, tertanggal 23 Februari 2006.

Sejarah

Kabupaten Kepulauan Riau (Bintan) telah dikenal beberapa abad silam tidak hanya di belahan nusantara ini, tetapi juga di mancanegara. Wilayahnya mempunyai ciri khas terdiri dari ribuan pulau besar dan kecil yang tersebar di Laut Cina Selatan. Karena itulah, julukan “Bumi Segantang Lada” sangat tepat untuk menggambarkan betapa banyaknya pulau yang ada di daerah ini. Pada kurun waktu 1722-1911, di Kepulauan Riau terdapat dua kerajaan Melayu yang berkuasa dan berdaulat, yaitu Kerajaan Riau Lingga yang pusat kerajaannya berada di Daik dan Kerajaan Melayu Riau dengan pusat pemerintahannya berada di Pulau Bintan.
Jauh sebelum ditandatanganinya Treaty of London, kedua Kerajaan Melayu tersebut dilebur menjadi satu sehingga menjadi semakin kuat. Wilayah kekuasaannya pun tidak hanya terbatas di Kepulauan Riau saja, tetapi telah meliputi wilayah Johor dan Malaka (Malaysia), Singapura dan sebagian kecil wilayah Indragiri Hilir. Pusat kerajaannya berada di Pulau Penyengat dan menjadi terkenal di Nusantara dan kawasan Semenanjung.
Setelah Sultan Riau meninggal pada tahun 1911, Pemerintah Hindia Belanda menempatkan amir-amirnya sebagai Districh Thoarden untuk daerah yang besar dan Onder Districh Thoarden untuk daerah yang agak kecil. Pemerintah Hindia Belanda akhirnya menyatukan wilayah Riau Lingga dengan Indragiri untuk dijadikan sebuah Keresidenan yang dibagi menjadi dua Afdelling, yaitu Afdelling Tanjungpinang yang meliputi Kepulauan Riau – Lingga, Indragiri Hilir dan Kateman yang berkedudukan di Tanjungpinang dan sebagai penguasa tunggal dan penanggung jawab dalam Afdelling ini ditunjuk seorang Residen.
Afdelling Indragiri yang berkedudukan di Rengat dan diperintah oleh seorang Asisten Residen (dibawah) perintah Residen. Dalam tahun 1940 Keresidenan ini dijadikan Residente Riau dengan dicantumkan Afdelling Bengkalis (Sumatera Timur) dan sebelum tahun 1945 – 1949 berdasarkan Besluit Gubernur General Hindia Belanda tanggal 17 Juli 1947 No. 9 dibentuk daerah Zelf Bestur (daerah Riau).
Berdasarkan Surat Keputusan Delegasi Republik Indonesia, Provinsi Sumatera Tengah tanggal 18 Mei 1950 No. 9/Deprt/1950 menggabungkan diri ke dalam Republik Indonesia, dan Kepulauan Riau diberi status daerah Otonom Tingkat II yang dikepalai oleh Bupati sebagai kepala daerah dengan membawahi empat kewedanan sebagai berikut, masing-masing, Kewedanan Tanjungpinang meliputi wilayah Kecamatan Bintan Selatan (termasuk Kecamatan Bintan Timur, Galang, Tanjungpinang Barat dan Tanjungpinang Timur sekarang), Bintan Utara dan Batam.
Kewedanan Karimun meliputi wilayah Kecamatan Karimun, Kundur dan Moro, Kewedanan Lingga meliputi wilayah Kecamatan Lingga, Singkep dan Senayang, serta Kewedanan Pulau Tujuh meliputi wilayah Kecamatan Jemaja, Siantan, Midai, Serasan, Tambelan, Bunguran Barat dan Bunguran Timur.
Kemudian berdasarkan Surat Keputusan No. 26/K/1965 dengan mempedomani Instruksi Gubernur Daerah Tingkat I Riau tanggal 10 Februari 1964 No. 524/A/194 dan Instruksi No.16/V/1964 dan Surat Keputusan Gubernur Kepala Daerah Tingkat I Riau tanggal 9 Agustus 1964 No.UP/247/5/1965, tanggal 15 Nopember 1965 No.UP/256/5/1965 menetapkan bahwa, terhitung mulai tanggal 1 Januari 1966 semua daerah Administratif Kewedanan dalam Kabupaten Kepulauan Riau dihapuskan.
Pada tahun 1983, sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 31 tahun 1983, telah dibentuk Kota Administratif (Kotif) Tanjungpinang yang membawahi dua kecamatan, yaitu Kecamatan Tanjungpinang Barat dan Kecamatan Tanjungpinang Timur, dan pada tahun yang sama sesuai dengan Peraturan Pemerintah No. 34 tahun 1983 telah pula dibentuk Kotamadya Batam.
Dengan adanya pengembangan wilayah tersebut, maka Batam tidak lagi menjadi bagian Kabupaten Kepulauan Riau. Berdasarkan Undang-Undang No. 53 tahun 1999 dan diperbaharui dengan UU No. 13 tahun 2000, Kabupaten Kepulauan Riau dimekarkan lagi menjadi 3 kabupaten yakni, Kabupaten Kepulauan Riau (Bintan), Kabupaten Karimun dan Kabupaten Natuna.
Selanjutnya, berdasarkan Undang-Undang No. 5 tahun 2001, terhitung 17 Oktober 2001, Kota Administratif Tanjungpinang ditingkatkan statusnya menjadi Kota Otonom yang terpisah dari Kabupaten Kepulauan Riau dengan memiliki empat kecamatan, yakni Kecamatan Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Timur, Tanjungpinang Kota dan Bukit Bestari.

Potensi

Kabupaten ini memiliki sejumlah peluang di bidang pariwisata, industri, perikanan, pertambangan dan Peternakan. Dibidang pariwisata, iklim dan kondisi alam yang eksotis menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan mancanegara. Misalnya Lagoi yang memiliki pemandangan laut dan pantai yang telah menarik minat lebih dari 40.000 wisatawan mancanegara. Dilahan seluas 23.000 ha terdapat 7 hotel bertaraf internasional, 2 Resort dan 2 lapangan golf bertaraf internasional dengan 36 hole.
Untuk menarik minat investor, pemerintah setempat telah mengalokasikan lahan seluas 500 ha di Kijang dan 100 ha di Bintan Barat sebagai areal hutan industri dan pengembangan pantai. Pengembangan pariwisata dilakukan dengan bekerja sama dengan Singapura untuk membangun Bintan Utara.
Pada sektor industri, Kabupaten ini mempunyai kawasan industri di Lobam sebagai salah satu hasil dari kerjasama ekonomi antara Singapura, Malaysia, dan Indonesia. Terdapat 4000 ha lahan yang dipakai oleh 18 perusahaan elektronik, 14 perusahaan garmen dan lain-lain.
Industri perikanan juga berperan penting di kabupaten ini dengan didukung oleh luas wilayah perairan seluas 95%. Para investor disarankan untuk mengembangkan sektor ini di wilayah timur, yaitu di wilayah Tambelan dengan 54 pulau. Wilayah ini cocok untuk perikanan dan budidaya terumbu karang seluas 117,480 ha. Pariwisata laut cocok untuk wilayah ini dengan didukung oleh pasir pantai yang bersih dan putih.
Pada sektor peternakan, Kabupaten Bintan merupakan daerah yang sangat potensial dalam pengembangan ternak sapi (jenis sapi Bali), kambing, babi, itik dan ayam (buras dan ras pedaging/petelur) sebagai penyuplai pasokan bahan pangan asal hewan di Kepulauan Riau, khususnya untuk daerah perkotaan seperti Kota Kijang, Kota Tanjung Uban dan Kota Tanjungpinang. Tercatat populasi ternak Sapi di Bintan hampir mendekati 1000 ekor pada tahun 2010, angka ini akan diupayakan untuk terus meningkat seiring dengan tingginya permintaan daging dan permintaan sapi, khususnya sapi potong pada saat hari raya Idul Adha (Hari Raya Kurban). Ayam Buras: 199.383 ekor, Kambing: 900 ekor, Itik: 3.663 ekor, Babi: 3.500 ekor, Ayam Ras Petelur: 265.700 ekor dan Ayam Ras Pedaging: 2.499.700 ekor. Untuk menjaga kesehatan ternak, di Kabupaten Bintan terdapat 5 orang Dokter Hewan dan dibantu oleh beberapa paramedis veteriner dengan ditunjang oleh 1 buah sarana Pos Kesehatan Hewan (Poskeswan). Poskeswan ini diupayakan untuk ditambah/dibangun lagi, mengingat Poskeswan yang ada sudah kurang representatif.

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Cinta masalah remaja

Salah satu sasaran bidik mutakhir dari sinetron masa kini adalah remaja. Kalau dulu yang namanya sinetron itu identik dengan ibu-ibu atau bahkan pembantu rumah tangga, maka sekarang remaja usia ABG pun mereka jadikan ‘mangsa’. Kini menjamur sinetron yang latar belakangnya adalah kisah percintaan sepasang manusia yang usianya masih remaja ; masih SMA, bahkan ada juga yang SMP.

Bukan sinetron saja. Masalah percintaan kaum remaja memang tidak ada habis-habisnya dieksploitasi oleh para raksasa industri. Valentine dijadikan ajang untuk menjual habis barang dagangan, dengan sasaran utamanya adalah kaum remaja. Siapa korban terbanyak dari Britney Spears? Tidak lain dan tidak bukan adalah kaum remaja. Siapa yang merasakan dampak besar akibat merebaknya pornografi? Ternyata kaum remaja juga. Jadi dengan mudah kita dapat menyimpulkan bahwa menjadi remaja di jaman sekarang ini memang runyamnya minta ampun!

Masalahnya (menurut saya) hanya satu : kaum remaja seringkali tidak punya pegangan. Di satu sisi ia baru saja beranjak dari usia kanak-kanak, di mana pada masa-masa itu ia hanya menggunakan satu logika, yaitu meniru. Di sisi lain, ia juga baru mulai menjajaki kehidupan orang dewasa yang penuh dengan pilihan dan terbukanya akses-akses yang sebelumnya tidak bisa dibuka. Repotnya lagi, pada usia ini pulalah muncul keinginan untuk memberontak, baik pada orang tua, guru, atau tatanan nilai-nilai adat dan agama. Kecuali aturan Allah SWT, segalanya memang boleh dikritisi. Namun apakah semua harus dilawan? Inilah salah satu godaan terbesar yang dialami oleh setiap manusia ketika menginjak masa usia remaja.

Akhirnya, alih-alih melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya sendiri, kaum remaja justru seringkali mencederai kepentingannya sendiri. Karena kesal pada orang tua yang selalu menyuruh belajar (misalnya dengan memberi target rangking, menyuruh anak belajar di bimbel plus belajar privat di rumah), maka ia ‘membalasnya’ di sekolah, misalnya dengan bolos, dan berbagai kenakalan lainnya. Sebenarnya sedikit sekali remaja yang benar-benar nakal. Sebagian besar hanya marah, dan kebingungan bagaimana harus menyalurkan amarahnya.

Dengan prinsip ‘tampil beda’, akhirnya kaum remaja justru ‘tampil seragam’. Waktu saya kelas 2-3 SMP dahulu, siswi sekolah sedang gandrung sepatu ‘Doc Mart’. Sekarang, rata-rata kaus kakinya tinggi seperti pemain sepak bola, dan panjang baju seragamnya pas sampai di pinggang. Dulu sekali, orang-orang beramai-ramai mengkeritingkan rambutnya. Sekarang, yang ikal pun ingin rambut lurus. Kalau dulu kekekaran tubuh dan ke-macho-an pribadi adalah kebanggaan para siswa, sekarang mereka malah tampil sekurus mungkin, dengan gaya rambut yang aneh meniru-niru Good Charlotte dan band punk semacamnya. Mereka memang mengaku ingin tampil beda, tapi di mata orang lain, mereka justru tak berkarakter sama sekali. Inilah ‘sisa-sisa’ logika meniru yang masih mereka pakai dari masa kanak-kanak.

Pada usia ini pula manusia cenderung melakukan hal-hal yang akan disesalinya kemudian. Masalahnya, mereka tidak melakukannya dengan niat yang tepat. Berbuat salah itu biasa bagi siapa pun, namun ada kalanya seorang remaja melakukan sesuatu yang salah menurut akalnya, namun ia tidak memiliki kemampuan untuk menolaknya. Kadang mereka melakukannya untuk mencari perhatian, kadang hanya demi pembalasan, meskipun nyaris selalu salah sasaran.

Pada prinsipnya kaum remaja seringkali merasa kesepian. Mereka merasa orang tuanya tidak memahami keadaan dirinya (dan kalau mau jujur, orang tua memang seringkali lupa dengan kondisi jiwa kaum remaja), apalagi gurunya. Maka mereka pun berpaling pada teman-teman sebayanya dan orang-orang yang mereka idolakan. Jika teman-temannya merokok, maka mereka pun tergoda untuk merokok. Jika artis Hollywood pujaan hatinya menjunjung tinggi seks bebas, maka perzinaan pun tidak tabu lagi di matanya.

Adalah sebuah ironi yang tak terperi ketika saya menyadari bahwa kaum remaja selalu ingin dimengerti, namun mereka sendiri seringkali tidak mengerti dirinya sendiri. Mereka mencari-cari identitas dirinya ‘keluar’, padahal mereka seharusnya duduk dan mencarinya ‘di dalam’. Mereka melihat-lihat identitas orang lain dan mencoba menerapkannya pada diri sendiri dengan logika trial and error yang sangat menyedihkan. Padahal sunnatullaah berlaku sampai kapan pun : manusia tidak menghormati seorang copycat ! Anda bisa dengan mudah tampil keren, tapi terhormat itu urusan lain lagi.

Kembali pada masalah cinta, khususnya cinta remaja.

Kaum remaja seringkali tidak menyadari keadaan dirinya sendiri yang masih sangat labil dan amat dipengaruhi oleh ego pribadi. Kondisi yang demikian ini adalah kondisi yang paling tidak ideal untuk berkecimpung dalam masalah percintaan. Itulah sebabnya, meskipun sinetron-sinetron menggambarkan sebaliknya, namun drama percintaan yang dialami oleh kaum remaja lebih sering kandas di tengah jalan daripada berlanjut menuju akhir yang baik.

Jika bicara masalah cinta, yang seringkali muncul dalam perbincangan adalah ucapan-ucapan seperti :

* “Kamu kok nggak ngertiin aku...”
* “Aku ingin...”
* “....pasangan yang bisa membahagiakan aku.”

Kata-kata yang saya tebalkan dapat dengan mudah menunjukkan adanya campur tangan ego dalam kadar yang cukup tinggi. Sekali lagi, ini adalah racun dalam urusan cinta-cintaan. Sayangnya, banyak yang tidak menyadari.

Bagi seorang Muslim, hidup bukan untuk diri sendiri. Jangan bicara kasih sayang kalau masih memikirkan diri sendiri, dan jangan ngomong cinta kalau tidak mau mendahulukan pasangan. Dengan demikian, kalau memang mau bicara cinta, maka seorang remaja harus rela terlebih dahulu untuk melepaskan logika kanak-kanaknya dan melangkah lebih jauh dengan logika orang dewasa. Dan untuk menjadi dewasa, tentu saja, butuh waktu.


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Pesona Bawah Laut Gunung Api Memikat Para Fotografer

Sejumlah fotografer yang mengikuti "Banda Underwater Photo Rally Competition 2010" terpikat pesona bawah laut Gunung Api Banda sehingga betah mengabadikan foto di lokasi penyelaman "Lava Flow", Senin (26/4).
"Lava Flow" Gunung Api Banda merupakan salah satu dari empat lokasi penyelaman yang dijelajahi para fotografer sepanjang Senin (26/4). Lokasi penyelaman lainnya yaitu dua lokasi yang berbeda di Pulau Hatta serta "extra dive" di lokasi Pelabuhan Banda Naira atau yang lebih dikenal dengan "Mandarin City" karena merupakan karena merupakan habitat ikan mandarin (Synchiropus splendidus).
Gunung Api adalah pulau gunung berapi kecil terletak tepat di sebuah selat kecil, sebelah barat Banda Neira. Letusan terakhir terjadi pada tahun 1988, dan lava cair panas mengalir sungai bawah lereng utara-timur dan utara ke Laut Banda, menghancurkan sistem terumbu karang yang ada.
Setelah beberapa saat lahar dingin dan terjadilah regenerasi terumbu karang di Gunung Api. Namun tingkat pertumbuhan terumbu karang tersebut diluar prediksi ahli biologi laut di dunia karena ternyata pertumbuhan terumbu karang baru terjadi dibawah waktu 19 tahun sebagaimana teori para ahli selama ini.
Para fotografer pun disuguhi formasi yang kontras antara terumbu karang yang tidak terkena lava dengan terumbu baru.
Sesaat setelah turun dari permukaan Laut Banda, para fotografer dikejutkan oleh pemandangan yang mengagumkan yang terdiri dari karang meja yang berjenjang, karang jari berkutil, karang bottlebrush dan spesies karang baru yang oleh UNESCO diberi nama acropora des alwii. Des Alwi merupakan orang pertama yang menemukan terumbu karang tersebut saat melakukan penyelaman bersama salah satu ahli dari UNESCO. Selanjutnya pada kedalaman 20 hingga 35 meter, para fotografer menjumpai terumbu karang menyerupai daun kubis.
Sebelumnya, lokasi penyelaman yang dijelajahi para fotografer adalah Pulau Hatta. Di pulau yang berjarak 25 km dari Pulau Banda Naira tersebut terdapat skaru atoll dan gugusan terumbu karang di bawah permukaan air laut dapat ditemukan beberapa ratus meter dari sebelah selatan Pulau Hatta.
Mantan Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI M Noer Muis selaku pemrakarsa kompetisi kepada Siwalima di Banda Naira, tadi malam menjelaskan hari kedua penyelaman hanya disasarkan pada lokasi-lokasi untuk pengambilan foto kategori "wide angle".
"Setelah sehari sebelumnya kita melakukan pengambilan foto kategori "macro" maka hari kedua disasarkan untuk pengambilan foto kategori wide angle," jelasnya.
Muis yang saat ini menjadi Pangdam I/Bukit Barisan juga mengatakan, para fotografer melakukan penyelaman di perairan Pulau Hatta pada kedalam 40 meter. "Sebagian besar fotografer baru pertama kali menyelam di Kepulauan Banda sehingga mereka sangat terpikat dengan pesona bawah laut disini apalagi terumbu karang di Pulau Hatta sangat subur disertai air yang jernih dan ada juga gugusan karang yang mirip goa," katanya.
Pertumbuhan karang yang subur juga diakui Muis, dijumpai para fotografer di lokasi penyelaman "lava flow" Gunung Api Banda. "Para fotografer juga terpikat dengan konfigurasi gugusan terumbu karang yang terbentuk setelah meletusnya gunung tersebut pada tahun 1988. Di usia yang sangat muda ternyata telah terbentuk gugusan terumbu karang yang sangat menarik," ungkapnya.
Kendati demikian, Muis mengaku sasaran pengambilan foto tidak semata-mata pada gugusan terumbu karang acropora des alwii.
Ditambahkan, penyelenggara kompetisi foto juga menabah satu sesi penyelaman di sore hingga malam hari di lokasi Pelabuhan Banda Naira atau yang lebih dikenal dengan "Mandarin City" karena sebagian fotografer masih penasaran dengan ikan mandarin (Synchiropus splendidus).
"Sehari sebelumnya ada fotografer yang tidak menjumpai ikan mandarin di lokasi tersebut sehingga mereka penasaran dan akhirnya kita memberikan sesi ekstra penyelaman," katanya.
Sesuai jadwal, sepanjang Selasa (27/4) sasaran penyelaman akan dilakukan di Pulau Ay dan Pulau Run. Nantinya juga akan dilakukan bhakti sosial di Pulau Ay.
Disisi lain, Muis juga mengharapkan masyarakat di Provinsi Maluku untuk menjaga potensi lautnya. "Jangan kotori laut kita ini dengan sampah. Selama bertugas di Maluku saya menilai orang Maluku sebenarnya menyatu dengan alam sehingga harus juga konsisten menjaga kebersihan laut," harapnya.
Muis yang telah berkeliling melakukan penyelaman di berbagai daerah di Indonesia mengakui lokasi-lokasi penyelaman di Maluku memiliki ciri khas tersendiri. "Disini kita dapat menjumpai beraneka biota laut dan gugusan terumbu karang yang sangat indah," ungkap Muis yang sejak menjadi Pangdam I/Bukit Barisan sudah melakukan penyelaman di beberapa pulau di Provinsi Sumatera Utara. (S-12)Siwalima

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

PERMASALAHAN REPRODUKSI REMAJA DAN ALTERNATIF JALAN KELUARNYA

PERMASALAHAN REPRODUKSI REMAJA DAN ALTERNATIF JALAN KELUARNYA

Dengan kemajuan pembangunan, masalah kependudukan di Indonesia sekarang tidak lagi sepenuhnya terpusat pada jumlah penduduk melainkan pada kualitas penduduknya. Remaja merupakan aset bangsa untuk terciptanya generasi mendatang yang baik. Perubahan alamiah dalam diri remaja sering berdampak pada permasalahan remaja yang cukup serius. Tulisan ini khusus membahas tentang masalah perilaku reproduksi remaja dan pemikiran untuk mencari jalan keluarnya.
Perubahan di masa remaja
Membahas masalah perilaku reproduksi remaja tidak dapat dilepaskan dari pertumbuhan dan perkembangan yang sedang terjadi pada diri mereka. Terdapat tiga area perubahan vital yang terjadi pada masa remaja, yaitu perubahan dalam pertumbuhan fisik menyangkut pertumbuhan dan kematangan organ reproduksi, perubahan bersosialisasi dan perubahan kematangan kepribadian.
Perubahan Fisiologis
Perkembangbiakan atau reproduksi pada mamalia ditandai oleh beberapa tahapan spesifik, dimulai dengan tahap immaturitas atau masa bayi dan anak-anak, tahap pubertas yaitu masa sekolah dan pra-remaja, tahap maturitas atau masa remaja, dewasa muda dan dewasa tahap menopause atau masa baya, tahap ketuaan dan berakhir dengan kematian.
Pada wanita, mulai berfungsi system reproduksi ditandai dengan datangnya haid pertama yang lazim disebut “menarche” umumnya terjadi di usia 10-14 tahun. Tanda pertama kepriaan adalah terjadinya ereksi, orgasmus dan eyakulasi. Fungsi reproduksi pria dapat bertahan sampai tua (70 bahkan 80 tahun) namun hanya sampai usia 45-50 tahun pada wanita.
Perineum adalah daerah pada tulang kemaluan dengan anus. Pada perineum terdapat terdapat organ genitalia eksternal wanita, terdiri dari: mons veneris, clitoris, labia mayora, labia minoravestibula, dan clitoris. Organ reproduksi wanita yang terletak di dalam panggul adalah rahim atau uterus, vagina, saluran fallopi dan ovarium (indung sel telur)
Pada pria, organ genitalia eksternal terdiri dari penis, dan scrotum. Organ reproduksi pria yang terletak di dalam panggul adalah vas deferens, vasikula seminalis, dan kelenjar prostate. Sementara cairan sperma dikeluarkan oleh kelenjar prostate ini, berbentuk kelenjar yang melingkari uretha tepat di bawah kandung kemih.
Organ utama dari reproduksi mamalia disebut gonad, yaitu ovarium pada wanita dan testis pada pria. Ovarium membentuk ovum (telur) yang siap dibuahi oleh hormon estrogen serta progesterone, yang diperlukan untuk mengembangkan dan memelihara sifat-sifat kewanitaan, termasuk mempersiapkan kehamilan. Testes yang terletak di dalam scrotum pria, memproduksi dan menyimpan sperma dan hormone androgen (terutama hormone testosterone) yang berfungsi mengembangkan dan memelihara sifat-sifat kepriaan.
Ciri seksual sekunder baik pada pria maupun pada wanita belum muncul sampai dengan masa pubertas yaitu pada umur 10-14 tahun. Secara fisik cirri seksual sekunder tampak nyata pada masa remaja, di mana pada pria terjadi perubahan suara, tumbuh kumis jenggot tumbuh dan bentuknya rambut pubis timbulnya jakun dan semakin melebarnya bentuk otot-otot bahu dan dada. Pada wanita tumbuh dan terbentuknya rambut pubis, bulu ketiak dan pembesaran payudara.
Pertumbuhan system reproduksi pada pria terjadi lima tahap yaitu tahap infatil, tahapan pembesaran scrotum, penyempurnaan bentuk serta perubahan warna scrotum dan diakhiri dengan tahapan pematangan. Tahap kedua pada umumnya tercapai pada umur 12 tahun sedang tahap kelima tercapai sekitar 17 tahun.
Proses Sosialisasi
Manusia adalah mahluk hidup yang terikat dengan manusia sekitarnya. Perkembangan proses bersosialisasi pada masa remaja dan pemuda di tandai dengan mulai terjadinya hubungan antar jenis. Mereka yang pada tahap pubertas cenderung lebih berkawan dengan lawan jenis, pada masa ini mulai menaruh perhatian pada lawan jenis. Pengaruh hormone dan pertumbuhan bentuk fisik yang mulai memberi ciri wanita dan pria yang mulai menyebabkan para remaja mulai mengalihkan perhatiannya kepada lawan jenis.
Beberapa penelitian mengenai penelitian heteroseksual remaja kota mengungkapkan bahwa remaja kota masa kini cenderung mempunyai system nilai yang lebih longgar dalam interkasi heteroseksualnya dibandingkan dengan beberapa tahun lalu.
Perkembangan proses heteroseksual remaja merupakan bagian penting dari perkembangan hubungan gejalanya secara menurun. Proses ini merupakan hasil komples dari interaksi biologis , psikologis, dan norma sosial yang berlaku.
Perkembangan kepribadian
Pada masa remaja, labilnya emosi erat kaitannya dengan hormon dalam tubuh. Sering terjadi letusan emosi dalam bentuk amarah, sensitif, bahkan perbuatan nekad. Dennis dan Hasol menyebutnya sebagai “time of upheavel and turbulence “.
Ketidak stabilan emosi menyebabkan mereka mempunyai rasa ingin tahu dan dorongan untuk mencari tahu. Pertumbuhan kemampuan intelektualisme pada para remaja membuat mereka cenderung bersikap kritis, tersalur melalui perbuatan-perbuatan yang bersifat eksperimen dan eksploratif. Tindakan dan sikap semacam ini bila dibimbing dan diarahkan dengan baik tentu berakibat konstruktif dan berguna. Masalahnya adalah sering remaja jatuh ke dalam “peer group” atau sekelompok orang yang bukannya mengarahkan namun cenderung memanfaatkan potensi tersebut untuk perbuatan yang negatif sehingga mereka terjerumus ke dalam kegiatan-kegiatan yang tidak bermanfaat, menggangu, membahayakan bahkan destruktif.
Pengaruh-pengaruh luar dan perilaku reproduksi remaja.
Dalam GBHN tahun 1943 telah digariskan bahwa sasaran kebijaksanaan pengembangan kualitas penduduk adalah terwujudnya kualitas penduduk sebagai sumber daya insani guna pembangunan yang berkelanjutan.
Meningkat dan makin eratnya hubungan antar bangsa di dunia ini merupakan salah satu faktor positif dari globalisasi, dan turut mendorong pembangunan bangsa. Salah satu dampak nyata pembangunan di Indonesia adalah meningkatnya status gizi dan makin meratanya pelayanan kesehatan di Indonesia. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa terdapat korelasi positif antara peningkatan status gizi dengan membaiknya pertumbuhan dan kematangan fungsi sistem reproduksi manusia. Dengan gizi yang lebih baik, menarche terjadi pada usia yang lebih muda dan menopause terjadi pada usia yang lebih tua. Di masa reproduksi seseorang akan menjadi lebih panjang. Hormon seksual juga bekerja lebih lama dan proses penuaanpun diperlambat. Dalam 10 tahun ini usia wanita dan pria di Indonesia meningkat jauh dibandingkan dengan beberapa tahun sebelumnya.
Akibat lain adalah terjadinya suatu transisi demografi menimbulkan perubahan/ memberikan gambaran khas dalam struktur penduduk di mana transisi sementara adalah adanya kelompok usia remaja/pemuda dalam persentase besar dan diikuti dengan perubahan penuaan penduduk yang menetap. Menurut Proyeksi Penduduk Indonesia 10) jumlah penduduk di bawah usia 15 tahun akan mengalami penurunan sekitar 2 % selama 5 tahun (1 993 – 1 998) ini, atau sekitar 0,4 % setahunnya. Sebaliknya, jumlah penduduk usia produktif, yaitu penduduk usia 15 – 60 tahun justru mengalami kenaikan sebesar 12,6 % selama 5 tahun ini atau sekitar 2,5 % setahunnya.
Penundaan usia kawin di kalangan remaja dan pemudi merupakan salah satu perubahan yang signifikan di Asia dalam abad ke 20 ini., Di Korea misalnya, pada tahun 1930, hanya 1 dari 3 wanita usia 1 5 – 1 9 tahun belum menikah, namun di tahun 1980, ketiganya belum menikah. Data menunjukkan bahwa perubahan usia kawin ini lebih menonjol terjadi pada kaum wanita. Di Bangladesh dan Thailand, perubahan rasio pria dan wanita remaja yang belum menikah menurun drastis sebagai berikut: untuk Bangladesh, rasio 12,7 di tahun 1950 menjadi 2,17 di tahun 1990. Di Thailand, rasio 1,81 di tahun 1950 menjadi 1.16 di tahun 1990.
Remaja dan pemuda belum menikah menjadi katagori sosial yang sangat penting. Penundaan usia kawin diasumsikan akan berakibat pada penundaan kehamilan, yang merupakan potensi untuk mengurangi laju pertumbuhan penduduk. Seorang pakar kebidanan menyatakan bahwa walaupun ibu dalam kondisi sehat. 3 % dari ibu-ibu yang baru pertama kali hamil pada usia di atas 35 tahun melahirkan bayi dengan kelainan yang disebut ” Down Syndrome” yaitu kelainan yang ditandai dengan rendahnya kecerdasan anak dan adanya pertumbuhan gangguan fisik.
Dalam dua decade terakhir ini, muncul penyakit yang paling ditakuti yaitu AIDS sejalan dengan makin dekatnya hubungan antar Negara dan makin berkembangnya sengit pariwisata AIDS merambah terus keberbagai negara. Selain ancaman AIDS dengan aktifnya perilaku seksual remaja, merekapun tidak luput dari resiko penyakit-penyakit yang ditularkan memalui hubungan seksual seperti gonnorhoea, syphilis, veruca vaginalis, dan sebagainya.
Menarik sekali untuk diketahui justru dengan adanya AIDS, persentase remaja Amerika Serikat yang melakukan hubungan seksual pranikah mengalami penurunan, dari 54% pada tahun 1990 menjadi 33% pada tahun 1993. Survei ini juga memperlihatkan 92% remaja AS mengaku waspada terhadap virus AIDS, serta 80% dari yang pernah melakukan hubungan seksual pranikah mengaku selalu memakai kondom.
Media masa dan media cetak seringkali memegang peranan yang tidak kecil dalam hal khayalan seksual remaja dengan perlu meyadari bahwa informasi selain memperluas wawasan dan pengetahuan juga membawa nilai-nilai dari Negara asal informasi tersebut. Adanya kecenderungan pada daya tarik fisik dan seksual dalam berbagai media periklanan, membuat remaja makin sulit mengontrol dorongan seksualnya.
Kehamilan pranikah di usia muda merupakan salah satu dampak negatif dari globalisasi di mana pergaulan bebas, longgarnya norma-norma sosial serta derasnya arus informasi menjadi beberapa faktor penyebab.
Kehamilan merupakan salah satu trauma psikis, terutama bila dialami pertama kali oleh wanita yang masih belum stabil. Implikasi kehamilan muda usia dapat bersifat medik dan sosial. Beberapa penelitian secara signifikan menyatakan bahwa Berat Badan Lahir Rendah dan kematian perinatal cenderung lebih banyak dialami oleh bayi-bayi yang dilahirkan oleh ibu usia muda.
Implikasi sosial yang sering terjadi adalah menarik diri dari sekolah, bahkan menarik diri dari lingkungan keluarga, dengan cara pindah-pindah ke kota lain yang justru menghadapkanya pada permasalahan baru.
Untuk konteks Indonesia, besar dan dampak perubahan-perubahan akibat globalisasi kiranya perlu dibedakan menurut ukuran pedesaan dan perkotaan, terlebih-lebih dalam kaitannya membina keluarga. Seleksi pengaruh terasa lebih besar di keluarga-keluarga pedesaan, yang memang terjadi karena terbatasnya sentuhan langsung moderanisasi dibandingkan dengan di kota.
Namun perlu difikirkan, bahwa lambat atau cepat industrialisasi akan merambah desa; dan imbas moderenisasi kota sampai kepedesaan sebab padatnya kota akan menyebabkan masyarakat kota tinggal di pedesaan.
Alternatif Jalan keluarnya.
Empowering keluarga untuk meningkatkan ketahanan non fisik menghadapi arus globalisasi dengan cara memperkuat sistem agama, nilai dan norma di dalam keluarga merupakan alternatif utama. Dalam hal ini target sasaran pertama adalah para orang tua, diberi informasi dan pengertian akan pentingnya dan sekaligus bahaya-bahaya yang mengancam kehidupan para remaja, sehingga mereka dapat turut berpartisipasi sebagai change agent, Target sasaran kedua adalah remaja, dalam peranannya sebagai anggota keluarga.
Selain keluarga, reference group lain dari para remaja adalah lingkungan kelompok sebaya (peer group) dan lingkungan sekolah. Tidak jarang, norma dan nilai sosial yang diperoleh remaja dari ketiga lingkungan tersebut berbeda, bahkan berbenturan. Salah satu cara. memperkecil benturan tersebut adalah dengan mengusahakan kebijaksaan pemukiman terpadu, di mana suatu wilayah pemukiman diusahakan homogen secara sosial ekonomi, dilengkapi dengan sarana dan fasilitas pendidikan serta rekreasi yang sekaligus dapat dimanfaatkan oleh para remaja yang bermukim di sana.
Komitmen politis dalam bentuk Landasan Hukum Pengembangan Keluarga Sejahtera Indonesia: UU 1992 no1993, hendaknya diteruskan dengan berbagai kegiatan nyata; salah satunya adalah lebih meningkatkan kerja sama pemerintah dengan masyarakat cq. lembaga-lembaga sosial dan keluarga dalam pembinaan remaja.
Dari pihak keluarga, ukuran kecintaan terhadap generasi masa depan bangsa dapat dilihat secara tidak langsung dari kecintaan orang tua terhadap generasi penerus, yaitu keinginan kuat agar generasi bangsa berikutnya lebih maju dari generasi sebelumnya. Karenanya, keluarga bertugas mempertebal iman remaja dan pemuda dengan meningkatkan pemahaman nilai-nilai agama, norma, budi pekerti dan sopan santun. Dari pihak pemerintaii diharapkan adanya kegiatan berwawasan nasional misalnya memperketat sensor arus informasi dan budaya asing, menunjang pembentukan sarana bagi pengembangan remaja dan lain-lain.
Kehamilan pra nikah pada para remaja, terutama di kota besar, cenderung makin merupakan ancaman. Kondisi ini merupakan resultants dari faktor-faktor biologis, psikologis dan sosial. Upaya pencegahannya perlu dilakukan secara multi dan interdisiplin dengan mempertimbangkan ketiga faktor tersebut.
Tulisan ini ingin memperkuat usul dan saran-saran yang sudah sering dibicarakan tentang pentingnya pemberian informasi reproduksi sehat kepada remaja secara bertanggung jawab yang disepakati oleh berbagai pihak (kalangan agama, pendidik, orang tua). Survei Litbangkes. Depkes menunjukkan bahwa 66,4% siswa SLTA dan Mahasiswa PT. yang diambil sebagai sampel penelitian di DKI dan Yogyakarta mengusulkan perlunya pendidikan seks secara resmi dimasukkan ke dalam kurikulum sekolah. Sebanyak 42,8% responden mengatakan perlu memasukkannya sebab mereka ingin mendapat pengetahuan seks dari sumber berwenang dan bertanggung jawab. Pelaksanaanya dapat dilakukan melalui institusi formal dalam bentuk pengajaran yang sesuai dengan budaya Indonesia. Substansinya meliputi reproduksi sehat, penjelasan tentang KB, dan penyakit-penyakit yang berisiko seperti penyakit kelamin dan AIDS. Bila kesepakatan telah tercapai, penyuluhan terhadap pendidik, orang tua dan pihak lain yang terlibat menjadi kenyataan awal sebelum dilakukannya penyuluhan kepada target sasaran remaja.
Perlu diingat, bahwa di Indonesia, partisipasi remaja putri pada pendidikan formal SD ke atas, terutama di pedesaan, masih rendah. Karena itu perlu pula difikirkan cara lain, misalnya penyuluhan informal tentang reproduksi sehat khususnya bagi remaja putri putus atau tidak melanjutkan sekolah lagi.
Berikut adalah sebuah contoh tujuan yang ditetapkan untuk menangani masalah pendidikan dan penyuluhan reproduksi sehat Meningkatkan paling sedikit 85 % proporsi kelompok pra-remaja dan remaja usia 10-18 tahun yang pernah membicarakan dengan orang tua mereka tentang masalah seksualitas, termasuk nilai dan norma sosial yang berhubungan dengan seksualitas, dan pernah menerima informasi tentang seksualitas dari sumber lain di luar rumah seperti : kelompok sebaya atau peer group, dari sekolah atau dari penyuluhan agama.
Sebuah survei tentang aktivitas seksual remaja di AS menemukan bahwa dari 72 % remaja yang mengatakan pernah mendapat pendidikan seks di sekolah, 91 % mendukung pelaksanaan program tersebut.
Senantiasa mencari terobosan baru dalam upaya mengembangkan kegiatan-kegiatan yang mampu memsublimasikan gejolak seksualitas remaja ke arah perbuatan-perbuatan yang positif harus terus di cari. Kegiatan sublimasi ini di tunjukkan untuk mengimbangi dorongan seksual ilmiah yang sedang besar, sekaligus memanfaatkan seoptimal mungkin potensi internal. Sudah saatnya mencari keluarga-keluarga atau remaja yang dapat dijadikan role model untuk dijadikan contoh dan panutan.
Tidak dapat dipungkiri, wanita sering dijadikan objek yang sangat merugikan harkat wanita. Ditambah dengan masih lebih kecilnya kesempatan menikmati pendidikan dibandingkan pria, menyebabkan wanita berada dalam posisi yang sulit dan lemah. Aspek gender masih penting pada penanganan reproduksi masalah remaja.
Diatas telah diuraikan bahwa masalah remaja tidak luput dari gangguan organic dan gangguan psikologis, terutama yang berhubungan dengan pertumbuhan dan kematangan fungsi reproduksi, proses bersosialisasi serta pengembangan dan kematangan kepribadian. Karena itu perlu adanya sarana pelayanan kesehatan khusus remaja yang menagani masalah organic dan psikologi reproduksi, pengaturan gizi remaja agar mencapai tumbuh kembang reproduksi yang optimal dan sarana konseling di mana remaja bebas mengemukakan keluhan dan gangguan kesehatan/psikis yang dialami.
Kondisi yang berperan dalam intervensi
Di dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan intervensi perlu diingat beberapa kondisi di bawah ini:
Karena kompleksnya permasalahan, hampir selalu remaja diperlakukan sebagai target sasaran tahu objek. Padahal remaja mempunyai banyak potensi yang berguna yang dapat diikutsertakan dalam pembangunan. Dilihat dalam kodratnyapun setiap remaja memiliki kemampuan untuk bereproduksi, sehingga dengan demikian juga mempunyai tanggung jawab untuk menghasilkan generasi penerus yang bekualitas. Sebaiknya, bila remaja dianggap sebagai subjek ia akan terlihat penuh dalam turut memikul tanggung jawab pembangunan, sehat dan produktif , memiliki iman, ilmu dan kepribadian, berprestasi dan mempunyai harga diri.
Konteks perbedaan suasana pedesaan dan perkotaan sampai saat ini memang masih “valid” untuk dipakai sebagai salah satu factor di dalam membina reproduksi sehat remaja. Imbalan dan pengaruh yang dating dari luar mungkin sama, Tetapi kadar penerimaan atau penolakan terhadap pengaruh tersebut berbeda dipedesaan dan perkotaan.
Intervensi akan lebih berhasil bila dilakukan melalui upaya menghilangkan atau memperkecil factor penyebab. Sebaliknya bila interfensi yang hanya dilakukan secara dangkal dengan target menghilangkan atau memperkecil gejala yang timbul, cenderung untuk memberi hasil sementara dan tidak memuaskan.
PENUTUP
Keluarga merupakan suatu institusi informal yang sifatnya “life-long learning center”. la mempunyai fungsi dan peranan yang sangat penting dalam membangun landasan moral bangsa. Kekukuhan institusi keluarga merupakan salah satu persyaratan utama untuk menghasilkan generasi penerus yang berkualitas.
Aristoteles mengakui pentingnya keluarga sebagai mediator yang efektif untuk mengantar manusia ke gerbang kehidupan bermasyarakat yang kompleks. Menurutnya, binatang dapat “survive” dengan menggunakan nalurinya, sedangkan manusia memerlukan institusi untuk membentuk kematangan, intelektualisme dan kepribadianya.
Di negara-negara Timur, khususnya di Indonesia, reproduksi manusia masih erat kaitannya dengan norma dan tata nilai bangsa; karenanya kewaspadaan selalu diperlukan didalam menghadapi pengaruh luar yang dapat mengancam hubungan reproduksi dengan norma sosial. Sebaliknya, karena reproduksi erat hubungannya dengan tata nilai di masyarakat, menjadikan substinsi dan penyebarluasan informasi tentang reproduksi lebih sulit dikembangkan dibandingkan dengan substansi lain. Perlu kesepakatan berbagai pihak (pemuka agama-orang tua-pendidik – sosiolog tenaga medis – psikolog – perwakilan remaja) untuk menemukan substansi reproduksi yang paling tepat untuk diinformasikan secara luas kepada para remaja.
Bagaimanapun, peningkatan Meridian formal baik untuk remaja pria maupun wanita masih merupakan syarat utama yang sangat diperlukan. Berbagai penelitian telah membuktikan bahwa dengan makin meningkatnya jenjang pendidikan formal seseorang, makin meningkat pula pengetahuan serta sikapnya dalam berperilaku sehat

Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

penyakit LUPUS

LUPUS
   
                     
     ruam pada wajah                        anjing lupus                                ruam  pada kulit


  Tubuh memiliki kekebalan untuk    menyerang   penyakit dan menjaga tetap 
  sehat. Namun, apa jadinya jika kekebalan   tubuh justru    menyerang  organ 
  tubuh yang  sehat. Penyakit Lupus diduga berkaitan dengan sistem imunologi 
  yang berlebih.
  Penyakit ini tergolong misterius. Para dokter kadang bingung mendiagnosis
  penyakit ini. Namanya sedikit unik, LUPUS.

  Lupus  dalam bahasa Latin    berarti "anjing hutan". Istilah ini    mulai dikenal 
  sekitar     satu abad lalu. Awalnya,   penderita penyakit ini dikira mempunyai 
  kelainan kulit,   berupa kemerahan di sekitar hidung dan pipi . 
  Bercak-bercak merah di bagian wajah dan lengan, panas dan rasa lelah 
  berkepanjangan , rambutnya rontok, persendian  kerap bengkak dan timbul 
  sariawan.    Penyakit   ini tidak hanya     menyerang kulit,    tetapi juga dapat 
  menyerang hampir seluruh organ yang ada di dalam tubuh.

 Gejala-gejala penyakit dikenal    sebagai   Lupus Eritomatosus Sistemik  
  (LES) alias Lupus. Eritomatosus  artinya kemerahan. sedangkan sistemik
  bermakna menyebar luas keberbagai   organ tubuh. Istilahnya disebut   LES
  atau Lupus.  

  Masih awam

  Jumlah penderita Lupus ini tidak terlalu banyak. Menurut data pustaka, di
  Amerika Serikat ditemukan 14,6  sampai 50,8 per 100.000. Di Indonesia 
  bisa   dijumpai sekitar 50.000 penderitanya.

  Sedangkan    di   RS Ciptomangunkusumo Jakarta,    dari 71 kasus yang 
  ditangani  sejak awal 1991 sampai akhir 1996 , 1 dari 23 penderitanya 
  adalah   laki-laki.
  Penyakit Lupus masih sangat awam bagi masyarakat.

  Setelah diteliti penyebab Lupus karena faktor keturunan dan lingkungan.
  Penyakit ini justru diderita wanita usia produktif sampai usia 50 tahun.
  Namun   begitu, ada juga pria  yang mengalaminya. Ahli menduga penyakit
  ini   berhubungan dengan hormon estrogen.

  Karena Lupus menyerang wanita subur, kerap menimbulkan berbagai aspek
  kesehatan.    Misalnya hubungan  dengan    kehamilan yang menyebabkan 
  abortus,   gangguan perkembangan janin atau pun bayi meninggal  saat lahir.

  Namun, hal ini bisa saja terjadi sebaliknya. Artinya, justru kehamilan bisa 
  memperburuk gejala Lupus. Sering dijumpai gejala Lupus muncul sewaktu 
  hamil atau setelah melahirkan.

  Otoimun  

  Lupus merupakan penyakit yang menyerang perubahan  sistem kekebalan
  perorangan, yang sampai kini belum diketahui penyebabnya. Penyakit ini 
  muncul akibat kelainan fungsi sistem kekebalan tubuh.

  Dalam tubuh seseorang terdapat antibodi yang berfungsi menyerang sumber
  penyakit yang akan masuk dalam tubuh. Uniknya, penyakit Lupus ini antibodi
  yang terbentuk dalam tubuh muncul berlebihan.
  Hasilnya, antibodi justru menyerang sel-sel jaringan organ tubuh yang sehat.
  Kelainan ini disebut autoimunitas .

  Antibodi yang berlebihan ini, bisa masuk ke seluruh jaringan dengan dua 
  cara  yaitu :.
  Pertama, antibodi aneh ini bisa   langsung menyerang   jaringan  sel tubuh, 
  seperti   pada sel-sel darah merah yang menyebabkan  selnya akan hancur. 
  Inilah yang  mengakibatkan  penderitanya kekurangan sel darah merah atau 
  anemia.

   Kedua, antibodi bisa bergabung dengan antigen (zat perangsang pemben
  tukan  antibodi), membentuk ikatan yang disebut kompleks imun.Gabungan 
  antibodi  dan antigen mengalir bersama darah, sampai tersangkut di pem
  buluh  darah   kapiler akan menimbulkan peradangan.

  Dalam keadaan normal, kompleks ini akan dibatasi oleh sel-sel radang 
  (fagosit)   Tetapi, dalam keadaan abnormal,  kompleks ini tidak dapat 
  dibatasi dengan   baik. Malah sel-sel radang tadi bertambah banyak sambil 
  mengeluarkan  enzim, yang menimbulkan peradangan di sekitar kompleks.

  Hasilnya, proses peradangan akan berkepanjangan dan akan merusak 
  organ  tubuh dan mengganggu fungsinya. Selanjutnya, hal ini akan terlihat 
  sebagai  gejala penyakit. Kalau hal ini terjadi, maka dalam jangka panjang 
  fungsi organ  tubuh akan terganggu.

  Umumnya  penderita   Lupus   mengalami gejala seperti.  kulit yang mudah 
  gosong akibat   sinar matahari serta   timbulnya   gangguan   pencernaan.
  Gejala  umumnya  penderita   sering merasa lemah,  kelelahan  yang
  berlebihan, demam dan pegal-pegal.   Gejala ini terutama didapatkan pada  
  masa aktif, sedangkan pada masa remisi (nonaktif) menghilang.

  Pada kulit, akan muncul ruam merah yang membentang di kedua pipi, mirip 
  kupu-kupu. Kadang disebut  (butterfly rash). Namun ruam merah menyerupai 
  cakram bisa muncul di kulit seluruh tubuh, menonjol dan kadang-kadang 
  bersisik.

  Melihat banyaknya gejala penyakit ini, maka wanita yang sudah terserang 
  dua atau lebih gejala saja, harus dicurigai mengidap  Lupus.
  Untuk sembuh total dari penyakit ini, tampaknya sulit. Dokter lebih berfokus
  pada pengobatan yang sifatnya sementara.Lebih difokuskan untuk mencegah
  meluasnya penyakit dan tidak menyerang organ vital tubuh.



Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO

Penyakit Orang Miskin

Penyakit Orang Miskin

“Kaum miskin itu menjadi miskin karena ruang kapabilitas yang kecil. Mereka menjadi miskin karena tidak bisa melakukan sesuatu dan bukan karena tidak memiliki sesuatu”
[Amarthya Sen, peraih Nobel Ekonomi 1998)

Anda tahu apa perbedaan orang kaya dan orang miskin? Bukan tampang, bukan jumlah uang, dan bukan seberapa sering ia pergi keluar negeri. Konon, perbedaan utama yang signifikan antara orang kaya dan miskin hanya ada pada satu hal: kemampuan mengoptimalkan asset.
Saya mendapatkan pelajaran ini sejak membaca Rich Dad Poor Dad karya Robert T. Kiyosaki ketika masih kelas 1 SMA. Saat itu, ada pelajaran pertama yang sangat penting: bagaimana membedakan asset dan liabilitas (kewajiban).
Asset vs Liabilitas
Asset dalam suatu neraca laporan keuangan ada disisi kiri, sedangkan liabilitas (kewajiban) ada disisi kanan. Gampangnya, asset adalah segala sesuatu yang memasukkan uang kekantong kita. Sedangkan liabilitas adalah segala sesuatu yang mengeluarkan uang dari kantong kita. Sesederhana itu. Tapi orang seringkali terjebak, keliru membedakan asset dan liabilitas.
Sekarang apakah uang termasuk asset? Bagaimana dengan mobil, rumah, tanah, dan surat berharga? Ternyata Itu semua belum tentu asset loh! Harta belum tentu asset, dan asset belum tentu harta.

Mobil yang kita kendarai bisa disebut asset jika anda menggunakannya sebagai sarana bisnis antar jemput. Rumah yang kita miliki bisa disebut asset jika kita kontrakkan. Uang kita yang ada dibank baru bisa dibilang asset jika diputar dan tidak dibiarkan ngendon sambil berharap mendapatkan riba (bunga ding… hehehehe).
Jika tidak? Maka itu semua liabilitas! Karena kita “dipaksa” mengeluarkan biaya bensin, perawatan, dan risiko jatuhnya nilai uang akibat inflasi (untungnya bank berbaik hati memberi bunga).
Asset bukan hanya harta. Otak kita adalah asset, jika kita gunakan untuk berpikir. Tangan kita asset, jika kita meringankan penderitaan orang lain. Tenaga kita adalah asset, jika bersedia membantu orang lain. Nafas kita, mata kita, telinga kita, hidup kita… adalah asset jika kita mau menggunakannya untuk kebaikan.
Orang kaya selalu berusaha memperbanyak asset. Sedangkan orang miskin selalu berusaha memperbanyak liabilitas, yang mereka anggap asset. Sehingga jika disimpulkan, cara untuk menjadi orang kaya sebenarnya sangat gampang. Tingkatkan asset kita, dan kurangi liabilitas kita.
Penyakit Orang Miskin
Penyakit orang miskin (termasuk saya) yang paling utama adalah kebiasaan berpikir jangka pendek dalam memperlakukan asset. Seneng banget ngejual asset. Karena ya itu tadi, mereka tidak mengerti perbedaan asset dan liabilitas.
Begitu orang tuanya meninggal dan dapat warisan, langsung beli mobil baru. Loh, kan mobil itu termasuk asset yang bisa dijual lagi? Memang, tapi sangat jarang harga mobil second lebih mahal dari yang baru. Kecuali kalau mau dirawat dan dijual 50 tahun lagi sebagai mobil antik.
Beli rumah baru? Apa salah? Toh, harga tanah cenderung terus naik. Memang tidak salah, karena itu uang Anda. Tapi harus diingat rumah yang lebih besar membutuhkan biaya perawatan yang tidak sedikit. Kecuali jika kita mengontrakkannya dan berharap mendapat keuntungan jika dijual nanti. Jika hanya ditempati sendiri, itu berarti sama saja menambah liabilitas kita.
Penyakit Negara miskin juga sama. Sering salah mengelola asset. Dan ketika pengelolaan itu berdampak pada inefisiensi dan deficit anggaran, penyakit mental orang miskinnya kambuh: jual asset!.
Seperti kasus PT Indosat Tbk. yang dijual oleh Asia Mobile Holding Pte.Ltd kepada Qatar Telecom. Asia Mobile adalah anak perusahaan Temasek Holding. Punya orang Singapore. Dia membeli dari pemerintah kita dengan harga diskon. Hanya 5 Trilyun. Setelah 5 tahun, mereka menjualnya kepada orang Arab. Dengan penjualan itu Asia Mobil menangguk untung hingga Rp 16 triliun lebih.
Ini seperti petuah orang terkaya ke-2 di dunia. Warren Buffet: “Takutlah saat yang lain serakah, dan serakahlah saat yang lain takut”. Menurut dia, peluang investasi yang luar biasa muncul ketika perusahaan2 yang sangat baik dikelilingi oleh situasi luar biasa yang menyebabkan harga sahamnya dinilai secara keliru.
Ketika terjadi kejatuhan bursa pada 1973-1974, Warren membeli Washington post senilai 10 juta, sekarang nilainya 1,5 miliar. Sewaktu crash bursa 1987, ia membeli Coca-Cola seharga 1 milar dan sekarang nilainya 8 miliar. Dekade 90-an, Warren tercatat membeli Wells Fargo banking dengan harga 400 dan nilai sekarang sekitar 1,9 milliar.
Apakah salah menjual asset Negara?
Menurut Tony Prasetiantono (dosen yang memberi saya nilai E untuk Ekonomi Pembangunan karena menulis tugas akhir berupa cerpen untuk mata kuliah dia :p), privatisasi BUMN pada dasarnya didorong dua motivasi. Pertama, keinginan menaikkan efisiensi karena buruknya kinerja sebagian BUMN. Dalam wacana teori ekonomi, terkait dengan beberapa teori klasik, seperti:
(1) X-efficiency (Harvey Leibenstein, 1966), di mana BUMN memerlukan insentif di luar kompetisi;
(2) allocative efficiency (dengan pembahas pertama isu natural monopoly oleh John Stuart Mill, 1848), di mana pasar akan mendorong pencapaian efisiensi melalui persaingan; dan
(3) dynamic efficiency (Joseph Schumpeter, 1942), di mana BUMN akan kian efisien jika manajemennya terdorong untuk melakukan inovasi.
Kedua, secara empiris dapat dibuktikan, privatisasi BUMN bisa dimaksudkan untuk membantu anggaran pemerintah dari tekanan defisit. Saat Inggris memulai gelombang privatisasi BUMN di era PM Margaret Thatcher tahun 1979, mereka menggunakan hasil privatisasi BUMN top (British Airways, British Telecom, dan British Gas) untuk mengatasi krisis fiskal atau defisit anggaran (Iekenberry, 1990).
Sebentar lagi, pada 10 November 2010. Krakatau Steel (KS) akan melepas 3,15 miliar unit saham pada harga Rp 800-1.150. Perseroan menargetkan dana yang dihimpun dari IPO sebesar Rp 2,6-3,3 triliun. Padahal PT Krakatau Steel masih sanggup membayarkan dividen kepada negara sebanyak Rp 137,87 miliar dari tahun buku 2008. Setara dengan 30 persen dari laba bersih (detik.com).
Kita takkan berdebat soal valuasi IPO saham KS. Nilai mata kuliah valuasi saya Cuma dapat B, dan saya masih belum dapat menemukan laporan keuangan KS di website perusahaan (hubungi saya jika Anda punya). Saya yakin para underwriter lebih jago melakukan valuasi (penilaian).
Pertanyaan saya, jika setiap mengalami deficit anggaran kita menjual asset, kira-kira akan bertahan sampai kapan? Mengapa tidak dengan melakukan efisiensi anggaran dan memperbaiki pengelolaan BUMN? Mengapa kita begitu bangga menjual asset jangka panjang untuk kepentingan jangka pendek?
Seharusnya kita belajar kepada Mutholib. Seorang tukang becak di Banjarsari, yang setelah menabung 20 tahun, bisa berhaji bersama istrinya, Caskin. Ia mungkin hanya tukang becak. Pendidikannya bukan Ph.D. Pendapatannya boleh pas-pasan. Tapi dia mengerti cara mengelola asset.
karya teman SMP saya: Raden Bagong


Free Template Blogger collection template Hot Deals SEO